HidaWrites

Kabar

Puisi oleh Hidayanti

Saat kabar itu datang
Tak ada yang bisa menghadang
Mata nanar
Pipi tertampar
Bibir bergetar

Seketika lemas …
Tak kuasa menahan air yang mengalir deras sehingga asin kurasa
Komat kamit mengucap dzikir dengan keras sehingga asing kurasa

Astagfirullah…
Innalillahi wa inna ilaihi rojiuun
Qodarullah

Takdir telah turun
Meski kadang tak kuat untuk diperturutkan

Kabar itu datang
Untuk menentukan apakah aku akan menang
Menerima dan melewati dengan tenang

Untuk kesekian kalinya
Kabar itu datang lagi
Qodarullah
Allah Maha Besar
Allah Maha Kuasa
Allah Maha Penolong

Allahu musta’an
Kusambut kabar ini ya Allah
Kuselami dan Kupeluk dengan jiwaku yang rapuh..
Dengan niatan yang senantiasa berlabuh
Untuk selalu memperbaiki dan menjadi hambaMu yang kukuh bersimpuh…

Share the Post:

Related Posts

Pride and Prejudice

Bukan, ini bukan tentang film romantis sepanjang masa yang bikin baper dan klepek-klepek kaum wanita ituh. Bukan tentang Lizzie dan

Read More »

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *