Setelah 15 bulan dan melewatkan 2 hari raya, akhirnya saya pulang juga. Melepas kangen dengan ibu tercinta, para bestie, kuliner Balikpapan berbungkus promo buku perdana saya. Malam itu saya tiba diiringi hujan yang lumayan deras. Sepertinya langit ikut terharu melihat saya menginjakkan kaki yang telah jauh berjalan untuk kembali pulang. Tetapi kesejukan malam itu tidak berlangsung lama, matahari cetar membahana menghajar tubuh berlemak ini tanpa tanggung-tanggung. Keringet buntet merajalela. Seolah-olah sekujur badan saya menjadi lahan empuk dan tak lupa merupakan sumber makanan para nyamuk siang dan malam. Saya lupa bahwa ada makhluk berdenging dan penggigit ulung yang mengincar setiap sudut kulit yang terbuka. Ah, saya merindukan apartemen saya. Tidak ada nyamuk dan selalu dingin. Sepertinya setelah menjelajah negara 4 musim, saya jadi candu dengan salju. Dinginnya yang membuat saya bisa tidur nyenyak. Confirm, saya gak cocok tinggal di daerah panas. Hahahaha, belum-belum begaya aja nih anak kampung. Balikpapan memang selalu panas. Walaupun begitu kulinernya bikin kangen. Nasi kuning, pecel ayam mbak Nur, soto ayam seger di warung Jogya, ayam wangi Simpang 4 Suki, pempek 77, jajanan pasar Stal Kuda, nasi goreng Jakarta di Korpri. Tak lupa soto banjar di paman Irsyad. Yah sementara baru itu yang dimakan lagi. Gimana warga Balikpapan, ada yang baru yang worthed dicoba ?
The Book of Healing by Najwa Zebian
Secara tidak sengaja saya membeli buku karya Najwa Zebian yang terkenal dengan Mind Platternya. Saat menjelajah toko buku Kinokuya di Grand Indonesia, saya ingin membeli buku puisi dalam bahasa inggris. Mata saya tertuju dengan buku berwarna cream hardcover ini. Karena judul kecilnya, Selected Poetry and Prose. Tertarik melihat dalam bukunya, saya meminta petugas di sana untuk membuka plastik yang membungkus buku tersebut. Dengan aroma khas buku baru dengan kertas kualitas terbaiknya, deretan kalimat-kalimat di dalam bukunya membuat saya terkesima. Walau buku tersebut tergolong pricey, tetapi saya merasa itu pantas. Terkadang kita tidak bisa memberi nilai intrinsik dari sebuah buku yang kata-katanya sungguh memukau dan terasa nyata. Buat kalian yang pernah merasa kecewa dan sakit hati, buku ini bisa mendeskripsikan semua hal yang dirasakan saat mengalami kesedihan yang mendalam. Bagaimana kita sebenarnya beruntung bisa merasakan hal itu semua, karena kita semakin mengenal value diri kita sesungguhnya dan bangkit kembali. Berikut daftar isi bukunya. Sesuai dengan nilai-nilai Islam yang selalu bisa membuat kita bersyukur akan apapun yang menimpa kita. Konsep menerima takdir dan embrace with what we have now, ada di buku ini. Buku tebal ini tak membuat saya bosan. Bahkan berulang-ulang saya membaca bagian-bagian tertentu dan sayang rasanya menghabiskan halaman demi halaman dengan segera. Menikmati dan meresapi lembar demi lembar buku ini sungguh sangat menenangkan. Ini salah satu lembar favorit saya :
My Style in Turkey
Gak ada tempat sholat ?
Sebelum Berkelana
Info Kelas Belajar Bahasa Jerman
Kelas dilakukan secara online by Google Meet.Waktu pembelajaran disesuaikan dengan kesepakatan antara murid dan guru. Biaya juga menyesuaikan dengan lama pertemuan. Referensi buku yang dipakai:
Info Kelas Belajar Bahasa Arab
Kelas dilakukan secara online by Google Meet.Waktu pembelajaran disesuaikan dengan kesepakatan antara murid dan guru. Biaya juga menyesuaikan dengan lama pertemuan. Referensi buku yang dipakai:
Info Kelas Belajar Tajweed
Kelas dilakukan secara online by Google Meet.Waktu pembelajaran disesuaikan dengan kesepakatan antara murid dan guru. Biaya juga menyesuaikan dengan lama pertemuan. Referensi buku yang dipakai: