

Buku mendidik anak sesuai syariat islam sekaligus sesuai dengan zaman yang lengkap ini merupakan buku yang langka menurut saya. Sebagai pendidik, saya mencari dan membaca beberapa buku referensi bagaimana mendidik anak secara Islami. Pada umumnya buku-buku tersebut banyak berisi dalil, sangat panjang dan bahasanya kurang tepat guna dengan kondisi jaman sekarang. Buku ini membuat tuntunan mendidik yang to the point seperti judulnya ensiklopedia.
Metode ringkasan dan rangkuman pembahasan tiap babnya membuat kita lebih ringan dalam membaca dan memahami step-step dalam mendidik anak. Penjelasan teori psikologinya juga memakai istilah bahasa yang mudah kita pahami selain juga disertai bahasa inggrisnya.
Yang membuat saya juga tertarik dengan buku ini adalah adanya beberapa pembahasan unik mengenai :
- Orang Tua Cupu, ternyata saya termasuk kategori orang tua yang Cupu, karena masih kepo dan terkadang masih khawatir akan masa depan anak. Ada beberapa kategori apa saja yang termasuk orang tua Cupu itu.
- Generasi Millenial, Gen-Z dan Gen Alpha, adanya penjelasan perbedaan dari sisi teknologi, kreativitas, multikulturalisme, pola konsumsi dan wawasan serta intelektual.
- Kehebatan Pendidikan Rasulullah, disampaikan dalam bentuk bagan yang mudah dibaca, hanya dalam satu halaman.
- Sekolah Bukan Superman, ini saya alami sendiri, seringkali orang tua menyerahkan sepenuhnya dalam memperbaiki akhlak anaknya.
- Lika-liku Pondok Pesantren, suka banget bagaimana penulis bisa memahami bagaimana terkadang anak trauma disekolahkan di pondok karena pondok lebih kepada “penjara suci” dibanding tempat yang nyaman anak untuk bertumbuh.
- Nikmati Proses Pendidikan, disini penulis juga menjelaskan bahwa pendidikan salaf itu berproses alias bertahap. Jika memondokkan anak maka jika anak awalnya kangen kepada orang tuanya maka diperbolehkan untuk pulang melepas kangen. Dan menurut saya ini jarang banget diketahui dan dipraktekkan oleh sistem pendidikan pondok kita.
- Mubadzir dalam belajar, seringkali orang tua modern lupa kalau explore bakat itu juga ada batasnya. Jangan sampai sebagai orang tua kita kebablasan dan malah membiarkan anak kita mempelajari dengan mendalam hal-hal yang tidak berguna untuk akhiratnya apalagi dunianya.
Dan masih banyak lagi topik-topik menarik yang dibahas dibuku ini. Ada 75 bab dan cukup efektif. Bab akhir berisi doa-doa untuk Ananda. Worthed to buy and read !